MAKASSAR – Masalah penumpukan sampah di sudut-sudut pemukiman warga Kota Makassar kian meresahkan. Kondisi ini diduga kuat akibat jadwal pengangkutan sampah oleh armada kebersihan yang hanya dilakukan sekali dalam seminggu, sehingga volume sampah rumah tangga meluap ke area publik.
Menanggapi hal tersebut, LIPAN Kota Makassar angkat bicara. Mereka menilai pemerintah kota perlu mengevaluasi total sistem manajemen persampahan di tingkat kecamatan dan kelurahan.
Kritik Pedas dari LIPAN kota Makassar menyatakan bahwa pelayanan publik di sektor kebersihan saat ini tidak sebanding dengan retribusi atau harapan masyarakat akan kota yang bersih.
”Kami dari LIPAN koga Makassar menerima banyak aspirasi warga terkait penumpukan sampah ini. Pengangkutan yang hanya sekali seminggu itu tidak rasional untuk kota sebesar Makassar. Sampah organik akan membusuk dalam 2-3 hari, jika dibiarkan seminggu, ini sudah menjadi ancaman kesehatan bagi warga sekitar.
*Fakta di Lapangan*
Berdasarkan pantauan dan laporan warga:
Overkapasitas: Kantong plastik sampah (merah, putih, dan karung) menumpuk di pinggir jalan dan area drainase.
Bau Menyengat: Proses pembusukan sampah organik di lokasi terbuka menimbulkan aroma tidak sedap yang mengganggu aktivitas warga.
Estetika Kota: Citra Makassar sebagai kota metropolitan tercederai oleh pemandangan sampah yang berserakan di titik-titik yang tidak semestinya.
Tuntutan LIPAN kota Makassar mendesak Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan jajaran terkait untuk segera:
Menambah Frekuensi Pengangkutan: Minimal 2-3 kali seminggu untuk wilayah padat penduduk.
Evaluasi Armada: Memastikan truk sampah dan motor sampah (Fukuda) beroperasi secara optimal tanpa kendala teknis.
Respon Cepat: Menangani titik-titik penumpukan sampah yang sudah meluap sebelum menimbulkan wabah penyakit.
”Jangan sampai slogan Makassar Kota Dunia hanya menjadi retorika sementara di lapangan sampah masih menumpuk berhari-hari. Kami akan terus mengawal aspirasi ini hingga ada perubahan nyata di lapangan.
Sampah Menumpuk di Beberapa Titik di Kota Makassar, DPK LIPAN KOTA MAKASSAR lontarkan Kritik, Frekuensi Pengangkutan yang Lambat. Pengaruh Program Sampah Gratis !!!!!









