LANTERA NEWS
Makassar .
Ketua (LIPAN) Kota Makassar Andi Muhammad Abil S.Pi menyatakan dukungannya terhadap langkah Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar dalam melakukan penertiban dan pembersihan ruang publik demi menjaga estetika kota. Namun, dukungan tersebut disertai catatan kritis agar nasib pelaku usaha kecil tetap menjadi prioritas.
Penataan ruang yang baik hendaknya menjunjung tinggi rasa ke manusiaan dan pendekatan kekeluargaan haruslah dikedepankan.
Ketua LIPAN Makassar menegaskan bahwa kebersihan dan kerapian kota memang perlu dijaga agar Makassar tampil lebih representatif. Meski begitu, ia mengingatkan bahwa di balik lapak-lapak yang ditertibkan, ada banyak keluarga yang menggantungkan hidupnya di sana.
”Kami LIPAN Indonesia Khususnya DPK Lipan Kota Makassar memberi mendukung penuh langkah doambil bapak Walikota Makadsar, Munarfi Arifuddin untuk membersihkan kota. Tapi harus ada solusi konkret. Jangan sekadar digusur tanpa diberikan ruang baru untuk mereka berusaha,” tegasnya dalam keterangan tertulis.
Penyediaan Lapak Khusus UMKM.
Sebagai solusi, LIPAN Kota Makassad meminta Bapak Walikota Makassar untuk segera menyiapkan lokasi relokasi atau lapak khusus bagi pelaku UMKM yang terdampak penataan. Hal ini dianggap mendesak mengingat kondisi ekonomi masyarakat yang saat ini sedang dalam tekanan.
Beberapa poin penting yang menjadi sorotan adalah:
Aksesibilitas: Lapak baru harus berada di titik yang strategis, bukan di lokasi sepi yang mematikan pendapatan pedagang.
Fasilitas Dasar: Penyediaan tempat yang layak dengan dukungan air dan listrik yang memadai.
Pendataan Akurat: Memastikan lapak diberikan kepada pelaku usaha yang memang benar-benar terdampak.
Ketua LIPAN Kota Makassar juga menekankan bahwa penertiban tanpa solusi hanya akan menambah beban sosial di masyarakat. Mengingat daya beli yang menurun dan harga kebutuhan pokok yang tidak stabil, UMKM menjadi satu-satunya “napas” bagi ekonomi warga kecil.
”Kita semua ingin kota bersih, tapi perut rakyat tidak boleh lapar. Saat ini kehidupan masyarakat lagi tidak baik-baik saja. Pemerintah harus hadir sebagai pelindung ekonomi rakyat kecil, bukan sekadar penegak aturan,” tutupnya.
Ketua LIPAN Makassar Dukung Penataan Kota, Minta Walikota Siapkan Lapak UMKM: “Ekonomi Lagi Sulit”









